masukkan script iklan disini
LINTASSELAYAR-Satuan Lalu Lintas Polres Kepulauan Selayar melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi tertib berlalu lintas kepada para pelajar sebagai upaya menanamkan kesadaran keselamatan sejak dini, Kamis (15/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Pemuda Benteng tersebut menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menekan angka pelanggaran serta fatalitas kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan usia anak dan pelajar.
Dalam kegiatan tersebut, Sat Lantas memberikan pemahaman langsung kepada para pelajar mengenai pentingnya menaati aturan berlalu lintas dalam aktivitas sehari-hari. Edukasi difokuskan pada keselamatan sebagai pengguna jalan, larangan penggunaan sepeda listrik di jalan raya, serta cara aman berjalan kaki di lingkungan lalu lintas, terutama di kawasan permukiman dan jalur aktivitas masyarakat.
Kasat Lantas Polres Kepulauan Selayar, AKP Muhammad Idris, S.Sos., M.H., menegaskan bahwa selain upaya penertiban, Sat Lantas juga mengedepankan langkah pencegahan melalui sosialisasi dan edukasi. Menurutnya, pendekatan preventif menjadi kunci dalam membangun budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan di kalangan pelajar.
“Penegakan hukum tetap dilakukan sesuai ketentuan, namun edukasi dan sosialisasi kami kedepankan agar kesadaran berlalu lintas dapat tumbuh sejak usia dini. Pelajar adalah kelompok yang harus kita lindungi bersama,” ujar AKP Muhammad Idris.
Ia menjelaskan bahwa berdasarkan hasil analisis data kecelakaan lalu lintas Sat Lantas Polres Kepulauan Selayar Tahun 2025, keterlibatan anak dan remaja masih tergolong tinggi. Sekitar 41 persen pelaku kecelakaan berasal dari kelompok usia anak dan remaja, sementara dari sisi korban, hampir 90 persen kecelakaan didominasi oleh kelompok usia anak dan remaja. Kondisi tersebut menjadi dasar kuat bagi Sat Lantas untuk memperluas kegiatan edukatif di lingkungan pelajar.
Selain itu, analisis tersebut juga menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas mayoritas terjadi di kawasan permukiman dan lingkungan aktivitas harian masyarakat, dengan kendaraan roda dua sebagai jenis kendaraan yang paling dominan serta faktor kelalaian manusia sebagai penyebab utama. Fakta ini mempertegas pentingnya pembinaan dan penyadaran sejak usia sekolah.
Kasat Lantas menambahkan bahwa melalui sosialisasi ini, pihaknya berharap para pelajar tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan di lingkungan masing-masing. Peran pelajar dinilai strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas yang dimulai dari diri sendiri dan keluarga.
Melalui pendekatan humanis dan edukatif, Sat Lantas Polres Kepulauan Selayar berkomitmen menyeimbangkan upaya penegakan hukum dengan langkah-langkah preventif. Diharapkan, kesadaran berlalu lintas di kalangan pelajar semakin meningkat sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan dapat ditekan secara berkelanjutan, serta tercipta lalu lintas yang aman dan berkeselamatan di wilayah Kepulauan Selayar.
(Humas Polres)

